Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt

  • 4 min read
  • Jan 24, 2020

Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jikalau setiap daerah yang ada di Indonesia punyai keunikan masing-masing baik dari segi kultur, ritual upacara, baju tradisi sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah kamu menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kita mau sharing informasi menarik kepada anda semua tentang Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak orang yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya berikut.

Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt

Video Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung busana adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yaitu pakaian adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas KalUt

Selanjutnya pakaian tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian adat melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang mengenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Pernikahan Khas KalUt

Kemudian pakaian resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi jua sesaui dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas KalUt

Busana tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari daerah lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini juga cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah termasuk bersama sebagian aksesoris yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas KalUt

Terakhir baju Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana adat ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt

Perbandingan Motif Baju Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Kalimantan juga merupakan pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana adat yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini terkenal lebih sederhana namun mempunyai arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki pakaian tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas KalUt

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini merupakan pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Sumatera selatan juga mempunyai baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat baju kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas KalUt

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat adalah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini sangat mahal jika dijual dikarenakan type kain pada pakaian ini dibikin dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Busana untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah type baju terlama di Indonesia yang miliki wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Sekian informasi berasal dari kami tentang Macam-macam Motif Baju Pernikahan Khas KalUt berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *