Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Feb 29, 2020

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti miliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya senantiasa sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang perihal agama pasti tidak terlepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai langkah sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yakni menikah bersama dengan busana resmi daerah walaupun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tetapi tradisi senantiasa jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau wajar kalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan begitu banyak ragam kebiasaan yang terdapat di tiap-tiap daerah, baju Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pengantin juga bermacam-macam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini merupakan Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling populer hingga sekarang ini.

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Vidio Tentang Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Model Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Baju Adat Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalimantan termasuk ialah pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, muncul berasal dari pakaian resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Pakaian tradisi suku Dayak ini populer lebih simple namun mempunyai makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga mempunyai baju ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan terhitung memiliki pakaian adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat baju kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat pakaian adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa memakai pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai yaitu pakaian berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal jikalau dijual sebab tipe kain pada busana ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat busana adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir merupakan baju resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni tipe baju tertua di Indonesia yang punyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk baju adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yakni pakaian resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Selanjutnya busana adat yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju adat melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat juga sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah dari wilayah lain, umumnya pakaian ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah terhitung bersama beberapa aksesoris yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pernikahan kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering memakai pakaian tradisi ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini Info dari kita berkenaan Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *