Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

  • 4 min read
  • Okt 22, 2019

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo – Negara Indonesia memang populer bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya senantiasa serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama pasti tidak lepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama tertentu miliki langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yaitu menikah bersama dengan pakaian adat meskipun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tapi tradisi tetap menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat wajar jikalau Pengantin di Indonesia itu kenakan macam-macam adat yang terdapat di masing-masing tempat, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin termasuk bermacam-macam bergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo di Indonesia yang paling tenar sampai waktu ini.

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Vidio Terkait Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Motif Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, muncul berasal dari busana adat yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih sederhana tapi punya makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini termasuk punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga miliki baju ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan busana adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Sumatera selatan termasuk miliki busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai baju seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan busana resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Busana adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat merupakan baju berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini lumayan mahal kalau dijual dikarenakan tipe kain pada baju ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah type pakaian tertua di Indonesia yang memiliki bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama dengan beberapa aksesoris yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju adat kedua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Selanjutnya baju adat yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Baju Pernikahan yang sekaligus juga pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, busana dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Terakhir busana Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana adat ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju adat ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sekian informasi mengenai Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Gorontalo berasal dari berbagai tempat yang terdapat di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *