Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

  • 5 min read
  • Apr 03, 2020

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sebenarnya kondang bersama keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punya ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara mengenai agama tentu tidak terlepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai langkah sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yaitu menikah bersama baju tradisi meskipun kebanyakan orang Indonesia udah moderen semua, tetapi adat selamanya menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlalu lumrah jikalau Pernikahan di Indonesia itu kenakan begitu banyak ragam kebiasaan yang terdapat di masing-masing wilayah, baju Pernikahan yang dipakai didalam acara Pengantin juga berbagai macam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling populer sampai sekarang ini.

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Video Terkait Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbandingan Model Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pandang yaitu busana berasal dari Aceh. Baju adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini cukup mahal jika dijual dikarenakan tipe kain pada pakaian ini dibikin secara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan terhitung punya pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal busana adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan termasuk yakni pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Busana tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi punya arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya baju tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir ialah pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu type baju tertua di Indonesia yang miliki bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian busana adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana resmi daerah juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari tempat lain, umumnya pakaian ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang pakaian Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah terhitung dengan sebagian aksesori yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini punya warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Demikian informasi tentang Macam-macam Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel berasal dari berbagai tempat yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih udah singgah di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *