Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

  • 4 min read
  • Mei 19, 2020

Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka – Negara Indonesia sebenarnya tenar bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama tentu tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja memiliki langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yakni menikah dengan pakaian resmi daerah meskipun biasanya orang Indonesia sudah modern semua, tetapi adat selalu jadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau lumrah jikalau Pernikahan di Indonesia itu memakai banyak ragam adat yang terdapat di tiap-tiap daerah, busana Pernikahan yang dipakai di dalam acara Pengantin juga beraneka ragam tergantung kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Vidio Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Busana Pernikahan yang sekaligus juga busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Selanjutnya pakaian adat yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan dengan kuantitas aksesori dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Kemudian baju tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana tradisi kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi jua sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Busana resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari tempat lain, biasanya baju ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian adat ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah dengan lebih dari satu aksesori yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju adat ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap memakai pakaian resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Model Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari baju tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Baju resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simpel tapi miliki makna yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punyai pakaian tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti telah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Sumatera selatan terhitung miliki baju adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga membuat busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai busana tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Pakaian adat pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang ialah pakaian dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini lumayan mahal jikalau dijual dikarenakan tipe kain pada busana ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat baju resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni jenis baju terlama di Indonesia yang punya bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sekian informasi berasal dari kami mengenai Macam-macam Motif Baju Adat Pernikahan Paksian Kepulauan Bangka dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *