Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

  • 5 min read
  • Jan 16, 2020

Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang perihal agama tentu tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama tertentu miliki cara sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yakni menikah bersama busana tradisi meskipun umumnya orang Indonesia sudah moderen semua, tetapi adat selamanya jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, amat lumrah apabila Pengantin di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam adat yang terdapat di tiap-tiap daerah, pakaian Pernikahan yang dipakai didalam acara Pengantin termasuk bermacam-macam sesaui tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling kondang sampai waktu ini.

Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Vidio Terkait Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Perbandingan Motif Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, muncul dari pakaian adat yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Busana adat suku Dayak ini populer lebih simpel namun mempunyai makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya busana tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu sudah mengenal busana tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini adalah baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan terhitung punyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat busana seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat busana adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki adalah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini sangat mahal jikalau dijual sebab type kain dalam baju ini dibikin dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah model busana tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yakni baju adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya busana tradisi yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian adat jua tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Busana tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari tempat lain, umumnya baju ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah bersama lebih dari satu aksesori yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir baju Pengantin kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju resmi daerah ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini informasi perihal Macam-macam Model Pakaian Pernikahan Khas Aesan Gede SumSel berasal dari beraneka daerah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih telah datang di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *