Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

  • 5 min read
  • Jul 18, 2019

Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh – Negara Indonesia sebenarnya populer bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya senantiasa serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang tentang agama tentu tidak lepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia adalah menikah bersama dengan busana resmi daerah meskipun kebanyakan orang Indonesia udah moderen semua, tetapi tradisi selalu jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau wajar apabila Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan beragam kebiasaan yang ada di masing-masing wilayah, pakaian Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pernikahan juga berbagai macam tergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini ialah Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh di Indonesia yang paling tenar sampai saat ini.

Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Vidio Terkait Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Baju tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari tempat lain, biasanya busana ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat daerah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 gunakan busana Pengantin tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah bersama beberapa aksesories yang dikenakan dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kemudian baju tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju adat kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yaitu pakaian tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila tiap tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Terakhir pakaian Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalimantan juga yakni pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari baju adat yang di gunakan jua tidak kalah unik. Pakaian tradisi suku Dayak ini tenar lebih simpel namun memiliki arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini termasuk miliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga miliki busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal busana adat yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini adalah baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Sumatera selatan termasuk punya busana tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat kenakan busana adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di miliki adalah baju dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini lumayan mahal kalau dijual sebab type kain dalam pakaian ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan busana resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir merupakan busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah model baju terlama di Indonesia yang punya bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Demikian info perihal Macam-macam Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh berasal dari beragam wilayah yang terdapat di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *