Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT

  • 4 min read
  • Jul 20, 2019

Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran jika tiap-tiap wilayah yang terdapat di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum sempat anda menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kami ingin share Info menarik kepada anda sekalian berkenaan Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti bagaimana Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT di Indonesia ? Silahkan kamu baca infonya dibawah ini.

Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT

Vidio Untuk Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas NTT

Pakaian adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat yakni busana dari Aceh. Busana tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini lumayan mahal kalau dijual sebab jenis kain pada pakaian ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan busana tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas NTT

Sumatera selatan juga punyai busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat pakaian kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju adat berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat kenakan baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas NTT

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal busana adat yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas NTT

Kalimantan terhitung yakni pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana resmi daerah yang di gunakan jua tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini populer lebih simpel tetapi miliki makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk memiliki busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Model Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas NTT

Pakaian untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah jenis baju tertua di Indonesia yang miliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas NTT

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede adalah baju adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas NTT

Selanjutnya pakaian tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada jumlah accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Pernikahan Khas NTT

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah juga tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas NTT

Pakaian resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dikenakan untuk acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah bersama dengan sebagian accessories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas NTT

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan busana adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah informasi tentang Macam-macam Model Busana Pernikahan Khas NTT berasal dari beragam wilayah yang terdapat di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih telah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *