Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

  • 4 min read
  • Feb 21, 2020

Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng – Negara Indonesia memang terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selalu mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama tentu tidak terlepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama tertentu mempunyai langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia adalah menikah bersama busana tradisi walaupun kebanyakan orang Indonesia sudah modern semua, namun tradisi tetap menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat lumrah apabila Pengantin di Indonesia itu Mengenakan beragam adat yang ada di masing-masing daerah, pakaian Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pernikahan juga beraneka ragam tergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng di Indonesia yang paling terkenal hingga saat ini.

Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Video Untuk Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Baju tradisi yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari tempat lain, biasanya busana ini dipakai pada acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah bersama dengan beberapa accessories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi jua bergantung dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Selanjutnya pakaian adat yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesori dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pernikahan Aesan Gede adalah baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Terakhir busana Pengantin kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju adat ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian tradisi ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Perbedaan Motif Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pakai yaitu pakaian berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal jikalau dijual dikarenakan jenis kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan busana adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Sumatera selatan terhitung punya busana tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat pakaian resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai baju adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu telah mengenal baju adat yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini merupakan baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, muncul dari pakaian adat yang di manfaatkan jua tidak kalah bagus. Baju resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih sederhana namun punyai makna yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung miliki busana tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Busana khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni baju adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu type busana paling tua di Indonesia yang punya bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sekian informasi berasal dari kami perihal Macam-macam Model Busana Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *