Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua

  • 4 min read
  • Jul 27, 2019

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu khas. Tidak heran apabila setiap tempat yang terdapat di Indonesia punyai keunikan masing-masing baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, busana adat hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah anda melihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami akan berbagi informasi menarik kepada anda sekalian tentang Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua di Indonesia ? Silahkan kamu baca infonya di bawah ini.

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua

Vidio Tentang Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Pakaian Pernikahan yang sekaligus termasuk baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede yakni baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Papua

Selanjutnya baju tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan baju tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan dengan kuantitas accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Papua

Kemudian pakaian tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Papua

Busana adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju adat untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini juga cukup mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama beberapa accessories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Papua

Terakhir baju Pengantin kebiasaan yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua

Perbandingan Tipe Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Papua

Kalimantan juga yakni pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju tradisi yang di pakai jua tidak kalah menarik. Baju adat suku Dayak ini tenar lebih simpel namun punya arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Papua

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini adalah pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Sumatera selatan termasuk punyai pakaian adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat baju kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Baju adat berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat busana tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Papua

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pakai ialah baju dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini sangat mahal kalau dijual karena jenis kain pada busana ini dibikin dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah tipe busana paling tua di Indonesia yang punya bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberi tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Demikian informasi berasal dari kami mengenai Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Papua dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *