Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

  • 4 min read
  • Jun 23, 2019

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sesungguhnya kondang bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selalu sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara mengenai agama tentu tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama tertentu punyai langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yakni menikah dengan baju adat walaupun umumnya orang Indonesia telah moderen semua, tapi tradisi selamanya menjadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, amat lumrah jikalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan begitu banyak ragam kebiasaan yang terdapat di tiap-tiap daerah, baju Pernikahan yang dikenakan di dalam acara Pernikahan juga beraneka ragam tergantung kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling terkenal hingga waktu ini.

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Video Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk busana tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yakni pakaian resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan baju adat, busana dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Selanjutnya baju resmi daerah yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan pada kuantitas accessories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kemudian busana tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju resmi daerah jua bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi berasal dari tempat lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan pada acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah termasuk dengan lebih dari satu aksesoris yang dipakai dalam tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Terakhir busana Pengantin tradisi yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan busana resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pandang ialah busana berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini cukup mahal jikalau dijual sebab model kain dalam pakaian ini dibuat secara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan busana adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan juga mempunyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai baju kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat pakaian adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa kenakan pakaian tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini yakni pakaian tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Adat Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari busana resmi daerah yang di manfaatkan juga tidak kalah menarik. Busana adat suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk memiliki pakaian tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu jenis busana terlama di Indonesia yang memiliki wujud seperti kotak. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Demikian Info berasal dari kita tentang Macam-macam Model Busana Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *