Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

  • 4 min read
  • Des 12, 2019

Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika setiap wilayah yang terdapat di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, pakaian tradisi hingga hal-hal lain yang bisa saja belum sempat anda melihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami hendak berbagi Info menarik kepada kamu semua perihal Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti apa Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya di bawah ini.

Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Video Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Baju tradisi yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari daerah lain, kebanyakan baju ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat tempat setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah termasuk bersama sebagian aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Kemudian baju adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana adat ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing busana adat jua tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Selanjutnya baju adat yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan dengan kuantitas aksesori dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yaitu pakaian adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Terakhir busana Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana adat ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Kalimantan juga yaitu pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari baju tradisi yang di pakai jua tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simple tapi punya makna yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung miliki busana ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal pakaian adat yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini yakni busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Sumatera selatan juga miliki busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang yaitu pakaian berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal apabila dijual sebab type kain dalam busana ini dibikin dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat membuat baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat

Busana untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah model baju paling tua di Indonesia yang memiliki bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sekian informasi dari kita perihal Macam-macam Model Baju Pernikahan Khas Mandar SulBarat berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *