Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT

  • 4 min read
  • Feb 26, 2020

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap tiap daerah yang ada di Indonesia memiliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari aspek kultur, ritual upacara, pakaian adat hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum sempat anda melihat sekali saja. Pada artikel kali ini kami hendak berbagi Info menarik kepada anda sekalian perihal Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia yang lumayan unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya dibawah ini.

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT

Vidio Terkait Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan NTT

Pakaian resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi dari wilayah lain, umumnya pakaian ini dikenakan pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah termasuk bersama lebih dari satu aksesories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan NTT

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan NTT

Selanjutnya baju tradisi yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju Pernikahan yang sekaligus juga baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yakni pakaian tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan NTT

Terakhir busana Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana tradisi ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap memakai pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan NTT

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pakai yakni busana berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini sangat mahal jika dijual sebab tipe kain dalam pakaian ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Sumatera selatan terhitung punyai busana adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat pakaian kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Busana adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai baju resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan NTT

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan NTT

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari pakaian adat yang di gunakan jua tidak kalah menarik. Busana tradisi suku Dayak ini kondang lebih simpel tapi miliki arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk memiliki busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah tipe baju paling tua di Indonesia yang miliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sampai disini Info berasal dari kami tentang Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan NTT berasal dari Indonesia yang terkenal dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *