Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Feb 04, 2020

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia memang terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama pasti tidak terlepas juga dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun punyai cara sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yakni menikah bersama dengan baju resmi daerah kendati kebanyakan orang Indonesia telah moderen semua, namun adat tetap jadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, amat lumrah jika Pengantin di Indonesia itu memakai macam-macam adat yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dipakai dalam acara Pengantin juga beraneka macam sesaui tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling tenar hingga hari ini.

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Video Untuk Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Pakaian tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari wilayah lain, kebanyakan baju ini dipakai untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah dengan beberapa accessories yang dipakai dalam tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pengantin kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana adat ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap mengenakan busana adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbandingan Tipe Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Pakaian adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat adalah pakaian dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini lumayan mahal apabila dijual dikarenakan type kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan termasuk mempunyai baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian seperti ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat busana resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kalimantan juga yaitu pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana adat yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simpel namun memiliki makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir ialah pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni model baju paling tua di Indonesia yang mempunyai wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg mengimbuhkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai di sini Info dari kita tentang Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku dari Indonesia yang populer dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *