Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Jan 10, 2020

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap-tiap tempat yang terdapat di Indonesia punya keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, pakaian resmi daerah hingga hal-hal lain yang mungkin belum sempat anda melihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita hendak berbagi Info menarik kepada kamu sekalian mengenai Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang cukup unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya di bawah ini.

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali

Vidio Untuk Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari tempat lain, biasanya baju ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah bersama sebagian accessories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bali

Kemudian pakaian adat yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk baju tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede ialah baju resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bali

Terakhir busana Pernikahan kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Model Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat adalah busana berasal dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal jikalau dijual sebab jenis kain pada busana ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan juga punyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai busana seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat pakaian resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bali

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini merupakan busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalimantan juga merupakan pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari pakaian tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simple tapi mempunyai makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai busana ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir ialah busana tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah model pakaian paling tua di Indonesia yang punya bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai di sini Info dari kami mengenai Macam-macam Model Baju Adat Pernikahan Bali berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *