Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

  • 4 min read
  • Sep 02, 2019

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran kalau tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia miliki keunikan masing-masing baik dari segi budaya, ritual upacara, busana tradisi hingga hal-hal lain yang bisa saja belum sempat anda lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kita ingin berbagi informasi menarik kepada anda sekalian mengenai Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt di Indonesia yang cukup unik dan menarik hingga masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti bagaimana Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Video Terkait Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Busana Pernikahan yang sekaligus juga baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yakni busana resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Selanjutnya pakaian adat yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berlainan berdasarkan pada jumlah aksesori dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Kemudian baju adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi jua bergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Baju tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari daerah lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan pada acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah termasuk bersama sebagian aksesoris yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Terakhir pakaian Pengantin adat yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai busana tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Pakaian adat pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di pandang yakni baju dari Aceh. Busana adat satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini lumayan mahal kalau dijual dikarenakan model kain pada busana ini dibikin dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Sumatera selatan termasuk punya pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya menjadikan busana tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yaitu baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Kalimantan juga yaitu pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana resmi daerah yang di pakai jua tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih sederhana tapi mempunyai makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punyai busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt

Baju khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan tipe baju paling tua di Indonesia yang mempunyai wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Itulah Info dari kami tentang Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas KalUt dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *