Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

  • 4 min read
  • Nov 17, 2019

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran apabila tiap tiap daerah yang ada di Indonesia punya keunikan masing-masing baik berasal dari aspek kultur, ritual upacara, pakaian resmi daerah hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah anda lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami mau berbagi Info menarik kepada anda sekalian perihal Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya berikut.

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Vidio Untuk Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Pakaian adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari tempat lain, kebanyakan baju ini dikenakan untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah dengan sebagian accessories yang dikenakan dalam tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Kemudian baju tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian tradisi kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah jua sesaui dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Selanjutnya busana tradisi yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan pada jumlah aksesoris dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Pakaian Pernikahan yang sekaligus terhitung baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede yakni busana resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Terakhir busana Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian resmi daerah ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering memakai busana resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai adalah pakaian berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal apabila dijual dikarenakan model kain dalam baju ini dibikin dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Sumatera selatan termasuk miliki baju adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa kenakan baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini adalah baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju tradisi yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini populer lebih simple tapi miliki arti yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya baju tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah model busana terlama di Indonesia yang punyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Itulah informasi dari kami berkenaan Harga Pakaian Pengantin Tradisional Khas Bali berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *