Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

  • 4 min read
  • Okt 02, 2019

Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran kalau tiap-tiap tempat yang ada di Indonesia punyai keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari aspek budaya, ritual upacara, baju resmi daerah hingga hal-hal lain yang mungkin belum pernah kamu lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami hendak share informasi menarik kepada kamu semua perihal Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga masyarakat yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku di Indonesia ? Silahkan kamu baca infonya berikut.

Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Video Untuk Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung baju tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede yaitu busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesori dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Kemudian baju resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian adat kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Busana resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari daerah lain, biasanya pakaian ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini terhitung cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah dengan sebagian aksesoris yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Terakhir busana Pernikahan kebiasaan yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Perbandingan Model Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pandang adalah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini cukup mahal apabila dijual sebab type kain dalam busana ini dibuat dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Sumatera selatan termasuk miliki pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat pakaian adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini ialah busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Kalimantan termasuk yakni pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari pakaian adat yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini kondang lebih simpel tetapi punya arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga miliki busana tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Cele Maluku

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni tipe pakaian paling tua di Indonesia yang punya bentuk seperti kotak. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai di sini info perihal Harga Baju Adat Pernikahan Cele Maluku berasal dari beragam daerah yang terdapat di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih telah datang di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *