Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Harga Baju Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Jan 15, 2020

Harga Baju Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap-tiap wilayah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik dari segi kultur, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum pernah kamu memandang sekalipun. Pada artikel kali ini kami ingin berbagi Info menarik kepada kamu sekalian berkenaan Harga Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Harga Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan kamu baca infonya berikut.

Harga Baju Adat Pernikahan Bali

Video Untuk Harga Baju Adat Pernikahan Bali

Perbedaan Model Baju Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Motif Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang merupakan pakaian dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal jikalau dijual karena jenis kain dalam busana ini dibuat secara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan pakaian resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan juga punyai pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat busana kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan baju resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa mengenakan busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bali

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal baju adat yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalimantan termasuk adalah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari pakaian adat yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Baju resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simple tetapi punyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah jenis baju tertua di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan sebagian bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Harga Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana Pengantin yang sekaligus juga baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni busana resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jikalau setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berlainan berdasarkan pada jumlah accessories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bali

Kemudian pakaian tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing busana adat juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari daerah lain, umumnya baju ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana tradisi ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pakai busana Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk dengan beberapa aksesori yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bali

Terakhir baju Pengantin adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana tradisi ini mempunyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sekian informasi berasal dari kita tentang Harga Baju Adat Pernikahan Bali berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *