Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

  • 4 min read
  • Feb 28, 2020

Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar – Negara Indonesia sebenarnya populer dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya sama yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama tentu tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai langkah sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia ialah menikah dengan busana tradisi meskipun umumnya orang Indonesia sudah moderen semua, namun adat selamanya jadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu lumrah jika Pengantin di Indonesia itu kenakan beragam kebiasaan yang ada di masing-masing daerah, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin juga bermacam-macam tergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Video Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Busana tradisi yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah dari wilayah lain, kebanyakan baju ini dipakai untuk acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah terhitung dengan lebih dari satu aksesori yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Kemudian baju resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju adat kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede adalah pakaian resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali ada pertunjukkan baju adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian resmi daerah ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Adat Khas Indonesia

Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Kalimantan juga merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju adat yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Baju adat suku Dayak ini terkenal lebih simpel tapi punya arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk punyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punyai busana tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Sumatera selatan terhitung punyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat baju kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa memakai pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Baju adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai adalah pakaian dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini sangat mahal jikalau dijual dikarenakan type kain pada busana ini dibikin dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir ialah busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah type busana tertua di Indonesia yang punyai wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sperti itulah informasi berasal dari kita mengenai Beberapa Tipe Pakaian Adat Pernikahan Perang KalBar berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *