Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

  • 4 min read
  • Agu 29, 2019

Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar – Negara Indonesia memang kondang bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selalu serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang perihal agama pasti tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja miliki langkah sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yakni menikah dengan busana adat kendati kebanyakan orang Indonesia sudah modern semua, tapi adat selamanya menjadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat wajar jikalau Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan begitu banyak ragam tradisi yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pengantin juga beraneka ragam bergantung kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar di Indonesia yang paling terkenal sampai sekarang ini.

Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Video Tentang Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbandingan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari wilayah lain, biasanya pakaian ini dipakai pada acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi tempat setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah termasuk dengan lebih dari satu aksesoris yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Kemudian baju resmi daerah yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Selanjutnya pakaian adat yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesori dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Terakhir baju Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju tradisi ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan baju resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbandingan Tipe Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Baju tradisi pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang ialah busana dari Aceh. Pakaian adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan model kain pada baju ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat baju adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Sumatera selatan juga punyai busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat busana seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa kenakan busana adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal baju adat yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Adat Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Kalimantan juga merupakan pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari busana tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Baju adat suku Dayak ini populer lebih simpel namun mempunyai arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya pakaian tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah jenis baju paling tua di Indonesia yang punyai bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Demikian informasi dari kita tentang Beberapa Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *