Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

  • 4 min read
  • Jun 09, 2019

Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran kalau tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia memiliki keunikan sendiri-sendiri baik dari faktor budaya, ritual upacara, pakaian adat hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah anda menyaksikan sekali saja. Pada artikel kali ini kita akan berbagi Info menarik kepada kamu sekalian perihal Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng di Indonesia ? Silahkan kamu baca pemaparannya berikut.

Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Vidio Terkait Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Pakaian Pernikahan yang sekaligus termasuk baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan pakaian adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Selanjutnya busana tradisi yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Kemudian baju adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga sesaui dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Baju tradisi yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi dari wilayah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju adat untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pasang busana Pengantin tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah terhitung bersama dengan beberapa aksesori yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Terakhir baju Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini punya warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Kalimantan termasuk ialah pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari pakaian resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih sederhana namun mempunyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punyai baju tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu telah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini ialah baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Sumatera selatan terhitung miliki busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat mengenakan baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai ialah busana dari Aceh. Baju tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini sangat mahal jika dijual sebab tipe kain pada baju ini dibikin secara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan baju adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng

Pakaian khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni model baju tertua di Indonesia yang punya wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Sampai disini informasi berasal dari kami tentang Beberapa Tipe Busana Adat Pernikahan Nggembe SulTeng berasal dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *