Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

  • 4 min read
  • Nov 19, 2019

Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika tiap tiap tempat yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari aspek budaya, ritual upacara, pakaian resmi daerah sampai hal-hal lain yang mungkin belum sempat kamu melihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami akan sharing informasi menarik kepada kamu semua berkenaan Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya di bawah ini.

Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Vidio Untuk Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Pakaian Pernikahan yang sekaligus terhitung baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede ialah baju adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Selanjutnya baju adat yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana resmi daerah jua sesaui dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari daerah lain, umumnya pakaian ini dikenakan untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju tradisi ini juga cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk bersama dengan lebih dari satu aksesoris yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju tradisi ini mempunyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan pakaian resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbedaan Model Baju Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari pakaian adat yang di fungsikan jua tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih simpel tetapi punyai makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga memiliki baju tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Sumatera selatan termasuk punya pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga menjadikan busana tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan pakaian resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai yaitu baju dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal kalau dijual sebab type kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir ialah busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis pakaian terlama di Indonesia yang punya bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Demikian Info dari kita perihal Beberapa Tipe Baju Pernikahan Khas Bundo Kanduang SumBar berasal dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *