Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

  • 4 min read
  • Agu 24, 2020

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku – Negara Indonesia memang tenar bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selamanya serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama pasti tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun punyai cara sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia ialah menikah dengan baju tradisi kendati kebanyakan orang Indonesia udah modern semua, tapi kebiasaan senantiasa menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau wajar jikalau Pernikahan di Indonesia itu memakai banyak ragam kebiasaan yang terdapat di masing-masing wilayah, pakaian Pernikahan yang dipakai dalam acara Pernikahan termasuk beraneka macam bergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Video Tentang Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Perbedaan Tipe Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat yaitu pakaian berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini cukup mahal jika dijual sebab jenis kain dalam busana ini dibuat dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat pakaian resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Sumatera selatan terhitung memiliki pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai busana seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan baju resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal pakaian adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, muncul dari busana tradisi yang di gunakan jua tidak kalah bagus. Baju tradisi suku Dayak ini kondang lebih sederhana tapi miliki arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini juga miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita terhitung memiliki busana ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Busana khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir yakni busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu tipe busana terlama di Indonesia yang miliki wujud seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Pakaian resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi dari tempat lain, umumnya busana ini dipakai pada acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian adat ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pasang busana Pengantin adat Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah bersama lebih dari satu aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kemudian baju adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat juga sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesori dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yakni baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian adat ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan baju resmi daerah ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini Info berasal dari kami berkenaan Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku dari Indonesia yang tenar dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *