Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

  • 5 min read
  • Apr 02, 2020

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sebenarnya terkenal dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama tentu tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama tertentu memiliki cara sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yaitu menikah bersama dengan busana tradisi biarpun umumnya orang Indonesia udah moderen semua, tapi tradisi selamanya menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu wajar apabila Pengantin di Indonesia itu memakai banyak ragam tradisi yang terdapat di masing-masing tempat, busana Pengantin yang dikenakan didalam acara Pengantin terhitung beraneka ragam tergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling terkenal sampai saat ini.

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Vidio Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yakni baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya pakaian adat yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan dengan jumlah aksesori dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju adat kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah jua sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari daerah lain, umumnya pakaian ini dikenakan untuk acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi daerah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju tradisi ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah bersama dengan beberapa aksesories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian adat ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan termasuk ialah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari baju resmi daerah yang di manfaatkan jua tidak kalah unik. Busana adat suku Dayak ini populer lebih simpel namun memiliki makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk punyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan terhitung mempunyai busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai busana kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat memakai baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang yakni baju berasal dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini cukup mahal jikalau dijual karena model kain dalam busana ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yakni busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini ialah jenis baju tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sampai disini info tentang Beberapa Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel berasal dari bermacam tempat yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sebenarnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah datang di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *