Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT

  • 4 min read
  • Nov 07, 2019

Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik dari segi kultur, ritual upacara, pakaian adat sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah anda melihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami ingin share informasi menarik kepada kamu semua berkenaan Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya dibawah ini.

Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT

Video Untuk Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Motif Busana Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan NTT

Kalimantan terhitung ialah pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari pakaian tradisi yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simple tapi punya arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk memiliki baju tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan NTT

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Sumatera selatan juga punya busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat busana kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan baju resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat kenakan pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju adat pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pakai adalah baju dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini sangat mahal jika dijual karena jenis kain pada busana ini dibikin dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yaitu baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan jenis busana paling tua di Indonesia yang punyai wujud layaknya kotak. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan NTT

Busana adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari daerah lain, biasanya busana ini dipakai untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini juga cukup mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama dengan lebih dari satu accessories yang dikenakan pada tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan NTT

Kemudian busana resmi daerah yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat ke-2 di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju resmi daerah juga sesaui dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan NTT

Selanjutnya baju tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Busana Pernikahan yang sekaligus juga busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede yaitu busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan NTT

Terakhir pakaian Pengantin adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju resmi daerah ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana tradisi ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah info perihal Beberapa Tipe Baju Adat Pernikahan NTT berasal dari bermacam wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah datang di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *