Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

  • 4 min read
  • Feb 28, 2020

Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap-tiap wilayah yang terdapat di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik dari aspek kultur, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum pernah kamu lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau berbagi informasi menarik kepada anda semua mengenai Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya berikut.

Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Vidio Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Perbandingan Motif Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Perbedaan Motif Baju Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari baju adat yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Busana resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih sederhana tapi mempunyai arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga punya pakaian tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Sumatera selatan juga mempunyai busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga menjadikan busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa memakai baju resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai merupakan baju dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal jika dijual sebab tipe kain pada pakaian ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Pakaian untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir ialah baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini ialah model busana tertua di Indonesia yang punyai wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Busana tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari wilayah lain, kebanyakan pakaian ini dipakai untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari baju tradisi ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah termasuk bersama dengan sebagian aksesoris yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Kemudian busana adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing busana tradisi jua tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Selanjutnya baju resmi daerah yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Pakaian Pengantin yang sekaligus terhitung pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan busana adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu

Terakhir pakaian Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi berasal dari kami perihal Beberapa Motif Pakaian Pernikahan Khas Bengkulu dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *