Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

  • 4 min read
  • Apr 01, 2020

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten – Negara Indonesia sebetulnya tenar dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya senantiasa serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang berkenaan agama pasti tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja punyai cara sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia ialah menikah bersama baju adat kendati biasanya orang Indonesia udah moderen semua, tapi tradisi senantiasa menjadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau lumrah apabila Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan beragam tradisi yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dikenakan di dalam acara Pernikahan terhitung berbagai macam sesaui adat dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten di Indonesia yang paling populer sampai hari ini.

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Video Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Selanjutnya baju resmi daerah yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan pada kuantitas aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kemudian pakaian adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju tradisi ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Pakaian adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat berasal dari tempat lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah terhitung dengan beberapa accessories yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Terakhir busana Pengantin tradisi yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering memakai busana adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pandang merupakan baju berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal kalau dijual karena jenis kain pada busana ini dibuat dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Sumatera selatan terhitung punya busana adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat baju kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar menjadikan busana tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat mengenakan busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini yakni busana resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kalimantan juga yaitu pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari pakaian adat yang di pakai juga tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini populer lebih simpel tetapi punyai makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk miliki busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Baju khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah type pakaian terlama di Indonesia yang miliki wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sekian informasi mengenai Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten dari beraneka daerah yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah datang di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *