Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

  • 4 min read
  • Okt 25, 2019

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punya ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selamanya mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama pasti tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama tertentu memiliki cara sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia ialah menikah bersama dengan busana resmi daerah walaupun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tetapi adat selalu jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu lumrah jika Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam tradisi yang terdapat di tiap-tiap wilayah, baju Pengantin yang dipakai didalam acara Pernikahan juga beraneka ragam tergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT di Indonesia yang paling populer sampai hari ini.

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Vidio Terkait Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi dari tempat lain, umumnya pakaian ini dikenakan pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah bersama dengan lebih dari satu aksesoris yang dikenakan dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Kemudian baju tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga bergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang mengenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana Pernikahan yang sekaligus juga pakaian tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yaitu busana resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, busana dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan pakaian tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Model Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Perbandingan Tipe Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di lihat yakni pakaian dari Aceh. Busana adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan type kain pada busana ini dibuat secara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Sumatera selatan juga mempunyai busana tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat pakaian seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat baju tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai busana resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini ialah baju adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Kalimantan juga adalah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari busana tradisi yang di gunakan juga tidak kalah bagus. Pakaian adat suku Dayak ini terkenal lebih simpel namun memiliki arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga punyai pakaian tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan tipe baju terlama di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai disini informasi dari kita tentang Beberapa Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas NTT dari Indonesia yang tenar dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *