Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Feb 05, 2020

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu kental. Tidak heran apabila tiap tiap wilayah yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, busana tradisi hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah anda menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kita akan berbagi informasi menarik kepada anda semua tentang Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan kamu baca pemaparannya berikut.

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali

Video Untuk Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Pakaian adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari wilayah lain, umumnya baju ini dikenakan pada acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari baju tradisi ini termasuk sangat mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah terhitung bersama dengan sebagian accessories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Kemudian pakaian tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya baju adat yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan dengan jumlah aksesori dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yaitu baju adat bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Terakhir baju Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana tradisi ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Kalimantan juga merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih sederhana tapi miliki makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk miliki busana ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti sudah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan terhitung punya baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga membuat pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Baju adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki ialah baju dari Aceh. Busana tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal jika dijual dikarenakan jenis kain pada pakaian ini dibikin dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Bali

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yaitu baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan model baju terlama di Indonesia yang mempunyai wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai disini informasi berasal dari kami mengenai Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Bali berasal dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *