Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

  • 4 min read
  • Des 30, 2019

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sebetulnya kondang dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selalu mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara tentang agama pasti tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai langkah sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia adalah menikah dengan baju adat meskipun biasanya orang Indonesia udah modern semua, namun tradisi selamanya menjadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlalu lumrah kalau Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan macam-macam tradisi yang ada di masing-masing daerah, busana Pengantin yang dipakai didalam acara Pernikahan terhitung beraneka ragam bergantung kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini merupakan Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling terkenal sampai sekarang ini.

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Video Tentang Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbedaan Tipe Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat adalah baju berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal apabila dijual sebab jenis kain pada busana ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan terhitung mempunyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai busana seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan pakaian tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa kenakan baju resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Pakaian tradisi suku Dayak ini kondang lebih simpel tetapi mempunyai arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung mempunyai pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir adalah baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni type busana paling tua di Indonesia yang punya wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari tempat lain, kebanyakan baju ini dikenakan pada acara penting seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju adat ini juga cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah bersama sebagian aksesories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kemudian pakaian adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Selanjutnya busana adat yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yaitu baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Terakhir busana Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan baju tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi perihal Beberapa Motif Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel berasal dari beraneka daerah yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah singgah di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *