Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

  • 4 min read
  • Agu 02, 2019

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka – Negara Indonesia sebenarnya tenar bersama keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang mengenai agama tentu tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama tertentu memiliki cara sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama dengan baju tradisi walaupun biasanya orang Indonesia sudah moderen semua, tetapi tradisi selalu jadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat wajar jika Pengantin di Indonesia itu kenakan begitu banyak ragam adat yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dikenakan didalam acara Pengantin termasuk beraneka macam bergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka di Indonesia yang paling tenar sampai waktu ini.

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Video Tentang Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Pakaian Pernikahan yang sekaligus terhitung busana tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan busana resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Selanjutnya busana resmi daerah yang lumayan tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesoris dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Kemudian busana adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana tradisi kedua di beri nama Siak dan baju tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat jua bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Busana adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari daerah lain, kebanyakan busana ini dikenakan pada acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari busana adat ini juga sangat mahal, untuk 1 gunakan busana Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah bersama beberapa accessories yang dikenakan pada tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Terakhir busana Pengantin tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju adat ini miliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan baju adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Perbandingan Model Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Kalimantan terhitung yakni pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi punya arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk punyai busana ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Tipe Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal pakaian adat yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Sumatera selatan juga mempunyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai pakaian seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan baju tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan busana tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Busana tradisi pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai ialah baju berasal dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal jika dijual dikarenakan model kain pada baju ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka

Baju untuk Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni type busana terlama di Indonesia yang mempunyai wujud seperti segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Sampai di sini info berkenaan Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Paksian Kepulauan Bangka berasal dari beraneka tempat yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah berkunjung di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *