Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

  • 4 min read
  • Jan 17, 2020

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap-tiap wilayah yang terdapat di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, busana tradisi hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah anda lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kami mau berbagi Info menarik kepada anda semua perihal Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya berikut.

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Vidio Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Perbedaan Motif Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Pakaian adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat merupakan pakaian dari Aceh. Baju adat satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal jikalau dijual sebab jenis kain dalam busana ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan busana adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Sumatera selatan juga punyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat busana kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju adat berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal busana tradisi yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah baju adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Kalimantan termasuk adalah pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju adat yang di pakai juga tidak kalah unik. Busana tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simpel tetapi mempunyai arti yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga miliki baju ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Busana untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir adalah busana tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni type busana tertua di Indonesia yang punyai bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede yakni baju tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan pada jumlah aksesories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Kemudian pakaian tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas accessories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Busana adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari tempat lain, biasanya pakaian ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi tempat setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah terhitung bersama sebagian accessories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini mempunyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai busana adat ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah informasi dari kita mengenai Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Nggembe SulTeng berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *