Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali

  • 4 min read
  • Agu 20, 2019

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu khas. Tidak heran apabila tiap tiap wilayah yang terdapat di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, busana resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum sempat kamu lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita mau berbagi informasi menarik kepada kamu sekalian berkenaan Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti apa Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali

Vidio Tentang Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Bali

Kalimantan termasuk ialah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari baju adat yang di gunakan jua tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini populer lebih simple tetapi memiliki makna yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga mempunyai baju ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Bali

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Sumatera selatan juga miliki busana adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai baju kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat kenakan busana resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Bali

Baju adat pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang yaitu busana dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal apabila dijual dikarenakan model kain pada baju ini dibuat dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Busana khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis baju terlama di Indonesia yang punya wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Bali

Busana resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi berasal dari wilayah lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah bersama lebih dari satu accessories yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Bali

Kemudian busana tradisi yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Bali

Selanjutnya pakaian tradisi yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan pada kuantitas aksesori dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Busana Pengantin yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede adalah pakaian tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Bali

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering kenakan baju tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi berasal dari kami tentang Beberapa Motif Busana Pernikahan Khas Bali dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *