Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

  • 4 min read
  • Jan 03, 2020

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh – Negara Indonesia sebetulnya populer bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selamanya serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara mengenai agama pasti tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja memiliki langkah sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yakni menikah dengan baju tradisi biarpun biasanya orang Indonesia telah modern semua, tapi adat selalu jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat lumrah jikalau Pernikahan di Indonesia itu kenakan banyak ragam adat yang ada di masing-masing wilayah, baju Pengantin yang dikenakan didalam acara Pernikahan terhitung berbagai macam bergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh di Indonesia yang paling terkenal hingga hari ini.

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Video Tentang Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Pakaian adat yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana adat berasal dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pasang pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah terhitung bersama dengan sebagian aksesori yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kemudian busana adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi jua bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju adat ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalimantan terhitung ialah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari baju adat yang di pakai jua tidak kalah unik. Baju tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simpel tetapi memiliki makna yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal baju adat yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini adalah baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Sumatera selatan terhitung miliki baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai baju seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Busana tradisi pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di miliki yakni busana berasal dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal jika dijual dikarenakan tipe kain pada baju ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat baju resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu type busana terlama di Indonesia yang punyai wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sampai disini info mengenai Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh berasal dari beragam wilayah yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah berkunjung di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *