Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

  • 4 min read
  • Feb 17, 2020

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar – Negara Indonesia memang terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selalu mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang mengenai agama tentu tidak lepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja miliki langkah sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia adalah menikah bersama pakaian tradisi meskipun kebanyakan orang Indonesia udah modern semua, tapi kebiasaan selalu menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau lumrah apabila Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam tradisi yang terdapat di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dipakai di dalam acara Pernikahan juga beraneka macam sesaui kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini merupakan Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar di Indonesia yang paling terkenal sampai saat ini.

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Video Tentang Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari tempat lain, umumnya pakaian ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah terhitung bersama beberapa accessories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kemudian baju adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesori dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Baju Pengantin yang sekaligus juga pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede adalah busana adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Terakhir busana Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbedaan Model Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Busana adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pandang yaitu baju dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini cukup mahal jikalau dijual sebab tipe kain pada baju ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Sumatera selatan juga punya baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat pakaian kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan busana tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat kenakan busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu udah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kalimantan juga yakni pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari pakaian adat yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Pakaian tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung miliki busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Baju khusus Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir adalah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni model pakaian terlama di Indonesia yang memiliki wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sampai disini informasi dari kita tentang Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar berasal dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *