Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

  • 4 min read
  • Jun 13, 2019

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten – Negara Indonesia sesungguhnya tenar dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punya ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang tentang agama tentu tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama tertentu punya langkah sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yaitu menikah dengan baju resmi daerah walaupun kebanyakan orang Indonesia telah modern semua, namun adat tetap jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat wajar kalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan banyak ragam kebiasaan yang terdapat di masing-masing daerah, pakaian Pernikahan yang dipakai didalam acara Pernikahan termasuk beraneka ragam sesaui tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini ialah Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten di Indonesia yang paling populer hingga saat ini.

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Video Terkait Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Pakaian adat pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pandang ialah pakaian berasal dari Aceh. Baju tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal jika dijual dikarenakan type kain pada pakaian ini dibikin secara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan busana resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Sumatera selatan termasuk mempunyai baju resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat pakaian kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar membuat pakaian resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai busana adat Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal baju adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kalimantan juga ialah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju tradisi yang di pakai juga tidak kalah unik. Busana tradisi suku Dayak ini kondang lebih sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Baju untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu tipe busana paling tua di Indonesia yang mempunyai wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Busana resmi daerah yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari daerah lain, umumnya baju ini dipakai pada acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju resmi daerah ini juga cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah dengan lebih dari satu accessories yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Kemudian busana tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian tradisi kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian adat juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Busana Pengantin yang sekaligus terhitung busana adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten

Terakhir baju Pengantin tradisi yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai baju adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini info berkenaan Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Pangsi Banten dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah berkunjung di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *