Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

  • 5 min read
  • Agu 26, 2019

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia memang terkenal dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selalu serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun punya cara sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yakni menikah bersama baju tradisi meskipun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tapi adat senantiasa menjadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar wajar kalau Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam kebiasaan yang terdapat di tiap-tiap wilayah, pakaian Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pengantin terhitung beraneka macam tergantung tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling tenar hingga sekarang ini.

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Video Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbandingan Motif Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Model Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat merupakan pakaian dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini sangat mahal kalau dijual sebab jenis kain dalam busana ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat membuat busana resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan termasuk memiliki busana adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat busana kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar membuat baju resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan baju tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal pakaian adat yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini merupakan busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari pakaian adat yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini terkenal lebih sederhana namun mempunyai makna yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga mempunyai baju tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju khusus Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir adalah busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu jenis busana terlama di Indonesia yang punyai bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Busana tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari wilayah lain, biasanya baju ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini terhitung cukup mahal, untuk 1 gunakan busana Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah terhitung bersama dengan lebih dari satu accessories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kemudian pakaian tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian tradisi jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Selanjutnya busana resmi daerah yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede adalah pakaian resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana adat ini punya warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana tradisi ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi mengenai Beberapa Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, baju-busana Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah mampir di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *