Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

  • 4 min read
  • Mar 11, 2020

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran jika tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, busana adat hingga hal-hal lain yang bisa saja belum pernah anda memandang sekali saja. Pada artikel kali ini kita hendak share informasi menarik kepada kamu semua tentang Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak orang yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya dibawah ini.

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Video Tentang Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbandingan Tipe Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, nampak dari baju tradisi yang di gunakan jua tidak kalah unik. Baju adat suku Dayak ini kondang lebih sederhana namun punya arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga punya nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Sumatera selatan juga punya baju adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai pakaian seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan baju adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Pakaian adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di lihat adalah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini sangat mahal jikalau dijual dikarenakan model kain pada pakaian ini dibikin dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Busana khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yakni baju resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan model busana terlama di Indonesia yang punyai bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yang merupakan busana tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Selanjutnya pakaian adat yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesori dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kemudian pakaian resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana resmi daerah jua sesaui dari kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Busana resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari daerah lain, biasanya pakaian ini dikenakan untuk acara perlu seperti acara Pengantin dan acara upacara tradisi daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah termasuk dengan beberapa aksesoris yang dikenakan dalam tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Terakhir pakaian Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan busana tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini Info dari kami mengenai Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *