Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

  • 4 min read
  • Feb 08, 2020

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu kental. Tidak heran jika tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik dari aspek budaya, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang mungkin belum pernah anda lihat sekalipun. Pada artikel kali ini kita ingin share informasi menarik kepada anda sekalian mengenai Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya di bawah ini.

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Video Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Perbandingan Tipe Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kalimantan terhitung adalah pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari pakaian tradisi yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih sederhana tapi punya arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju tradisi yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Sumatera selatan termasuk punyai pakaian adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat baju seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar menjadikan baju resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Baju adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai yakni baju dari Aceh. Pakaian adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini sangat mahal jika dijual karena model kain dalam baju ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu model pakaian terlama di Indonesia yang punyai bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Baju tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi berasal dari tempat lain, biasanya baju ini dipakai untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah termasuk dengan lebih dari satu accessories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian tradisi ke dua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat jua sesaui dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Selanjutnya busana tradisi yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama busana adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada kuantitas aksesori dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk baju adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yaitu busana tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Terakhir baju Pengantin kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini miliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan busana tradisi ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sperti itulah informasi berasal dari kami tentang Beberapa Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *