Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu

  • 4 min read
  • Mar 05, 2020

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran kalau setiap wilayah yang terdapat di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik dari faktor kultur, ritual upacara, busana adat sampai hal-hal lain yang bisa saja belum sempat anda menyaksikan sama sekali. Pada artikel kali ini kita hendak share informasi menarik kepada kamu semua perihal Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu di Indonesia yang lumayan unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya dibawah ini.

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Video Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Kalimantan juga adalah pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari baju tradisi yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih simpel tetapi miliki arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk memiliki pakaian ada dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Sumatera selatan juga punya pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan baju resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pandang merupakan baju dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal apabila dijual dikarenakan jenis kain pada busana ini dibikin dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan baju adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Pakaian khusus Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah type baju paling tua di Indonesia yang memiliki bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Busana adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari wilayah lain, biasanya baju ini dipakai untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah dengan beberapa aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Kemudian baju tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah juga tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Selanjutnya busana tradisi yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama dengan baju tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan dengan kuantitas aksesoris dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Busana Pengantin yang sekaligus juga busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede yaitu busana adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Bengkulu

Terakhir busana Pengantin adat yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Demikian informasi berkenaan Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bengkulu dari beraneka wilayah yang ada di Indonesia, baju-baju Pengantin yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah datang di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *