Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

  • 4 min read
  • Apr 18, 2019

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel – Negara Indonesia sesungguhnya kondang bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara tentang agama tentu tidak lepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja punya cara sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia adalah menikah bersama busana adat walaupun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tetapi adat selalu jadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, benar-benar wajar apabila Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam adat yang terdapat di tiap-tiap wilayah, busana Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pengantin termasuk bermacam-macam tergantung kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Vidio Tentang Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Baju tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah dari daerah lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu baju adat untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah bersama dengan beberapa accessories yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana tradisi jua bergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Selanjutnya baju resmi daerah yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama busana resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang mengenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yaitu busana resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan pakaian tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Perbedaan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari busana tradisi yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih simple namun memiliki arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga punya busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Sumatera selatan juga punya baju resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar menjadikan pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat mengenakan busana resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Busana adat pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang yakni busana dari Aceh. Busana tradisi satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini sangat mahal apabila dijual karena model kain dalam busana ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel

Baju khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu model pakaian tertua di Indonesia yang memiliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg mengimbuhkan sebagian bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Demikian info perihal Beberapa Motif Baju Pernikahan Khas Bagajah Gamuling KalSel dari bermacam wilayah yang ada di Indonesia, baju-baju Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *