Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

  • 4 min read
  • Agu 04, 2019

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng – Negara Indonesia memang populer bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti miliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara perihal agama tentu tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia adalah menikah bersama busana adat walaupun biasanya orang Indonesia udah moderen semua, namun kebiasaan selalu jadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat lumrah kalau Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan banyak ragam adat yang terdapat di tiap-tiap wilayah, baju Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pernikahan termasuk beraneka macam bergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Vidio Terkait Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi berasal dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju adat ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pasang pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah dengan lebih dari satu aksesoris yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kemudian busana adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan paduan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga sesaui dari kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Selanjutnya baju tradisi yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang mengenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan dengan kuantitas accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Busana Pengantin yang sekaligus juga busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede ialah busana adat bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Terakhir busana Pernikahan tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana adat ini mempunyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbedaan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalimantan juga merupakan pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari baju tradisi yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih sederhana namun miliki arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki pakaian ada dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal baju tradisi yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu pakaian resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Sumatera selatan terhitung punya busana adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai pakaian seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai merupakan pakaian dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini cukup mahal jikalau dijual sebab model kain dalam busana ini dibikin dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Pakaian untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir adalah busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu model baju paling tua di Indonesia yang punya bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, baju tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Itulah informasi mengenai Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng berasal dari bermacam daerah yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah berkunjung di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *