Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

  • 4 min read
  • Feb 13, 2020

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua – Negara Indonesia sebetulnya tenar bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti miliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya senantiasa mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara tentang agama pasti tidak terlepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama tertentu miliki cara sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia adalah menikah bersama dengan baju adat meskipun kebanyakan orang Indonesia udah moderen semua, tetapi kebiasaan senantiasa jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar wajar kalau Pernikahan di Indonesia itu memakai beragam kebiasaan yang ada di tiap-tiap daerah, pakaian Pernikahan yang dipakai di dalam acara Pernikahan terhitung beraneka macam bergantung kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Video Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Baju Pernikahan yang sekaligus juga busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pengantin Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Selanjutnya pakaian adat yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berbeda berdasarkan pada kuantitas accessories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Kemudian busana adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Pakaian resmi daerah yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari daerah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju adat untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari busana tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah bersama dengan lebih dari satu aksesories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Kalimantan termasuk yaitu pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari baju adat yang di gunakan juga tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih sederhana tapi mempunyai arti yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini juga punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung mempunyai pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti telah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu pakaian adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Sumatera selatan juga memiliki busana tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar membuat busana tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa mengenakan baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat merupakan pakaian berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal apabila dijual sebab model kain pada busana ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir yakni baju adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu tipe baju paling tua di Indonesia yang miliki wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Sampai disini informasi dari kami berkenaan Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Ewer Papua berasal dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *