Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

  • 4 min read
  • Okt 24, 2019

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel – Negara Indonesia sebetulnya populer bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya senantiasa mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara perihal agama pasti tidak lepas juga dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai langkah sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama baju adat biarpun kebanyakan orang Indonesia telah moderen semua, namun adat selamanya menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlalu lumrah jika Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan macam-macam kebiasaan yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dikenakan didalam acara Pernikahan termasuk beraneka macam sesaui kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel di Indonesia yang paling tenar hingga hari ini.

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Video Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Perbedaan Tipe Baju Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Kalimantan termasuk ialah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana adat yang di gunakan juga tidak kalah bagus. Busana resmi daerah suku Dayak ini populer lebih simple tetapi mempunyai makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung memiliki baju ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Sumatera selatan juga mempunyai pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat busana kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat busana tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Baju tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pandang ialah pakaian berasal dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal kalau dijual dikarenakan model kain pada busana ini dibikin secara manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir adalah pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni jenis baju paling tua di Indonesia yang punyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, baju tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Selanjutnya busana tradisi yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesoris dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana adat kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian adat juga sesaui dengan kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Busana adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari tempat lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah terhitung bersama lebih dari satu aksesori yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel

Terakhir baju Pengantin tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana adat ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian adat ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini info tentang Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Bagajah Gamuling KalSel berasal dari beragam wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih udah datang di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *