Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

  • 4 min read
  • Okt 16, 2020

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sesungguhnya tenar bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang mengenai agama pasti tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama tertentu memiliki cara sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia adalah menikah bersama dengan busana tradisi kendati kebanyakan orang Indonesia telah moderen semua, namun tradisi senantiasa jadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau lumrah kalau Pernikahan di Indonesia itu memakai macam-macam tradisi yang terdapat di tiap-tiap wilayah, pakaian Pengantin yang dikenakan dalam acara Pernikahan juga beraneka macam bergantung kebiasaan berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini ialah Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Vidio Tentang Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Model Baju Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana tradisi pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di pakai adalah baju dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini sangat mahal kalau dijual dikarenakan jenis kain dalam busana ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan juga mempunyai baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat busana kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar menjadikan busana tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa kenakan busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan terhitung yakni pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana resmi daerah yang di pakai juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini populer lebih simpel namun punya arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai pakaian tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah baju resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan jenis busana terlama di Indonesia yang miliki bentuk seperti kotak. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana Pengantin yang sekaligus juga pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni busana adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama baju adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian baju tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari daerah lain, umumnya baju ini dikenakan untuk acara penting seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah terhitung bersama dengan sebagian aksesories yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir baju Pernikahan adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju adat ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering memakai baju tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah Info berasal dari kami tentang Beberapa Motif Baju Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *