Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

  • 4 min read
  • Jul 18, 2019

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu khas. Tidak heran kalau setiap wilayah yang terdapat di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, busana resmi daerah sampai hal-hal lain yang bisa saja belum sempat anda lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita akan sharing Info menarik kepada kamu sekalian tentang Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat di Indonesia yang lumayan unik dan menarik hingga orang banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat di Indonesia ? Silahkan kamu baca pemaparannya berikut.

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Video Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yaitu busana tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Selanjutnya pakaian adat yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan dengan jumlah aksesories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Kemudian busana tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat jua bergantung dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Busana adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari tempat lain, kebanyakan busana ini dipakai pada acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat wilayah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju adat untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung dengan sebagian accessories yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian resmi daerah ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Perbandingan Motif Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Kalimantan terhitung yakni pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari busana resmi daerah yang di manfaatkan juga tidak kalah unik. Pakaian tradisi suku Dayak ini tenar lebih sederhana namun miliki makna yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki pakaian tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini adalah busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Sumatera selatan terhitung mempunyai baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju seperti ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai busana adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai yakni pakaian dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini lumayan mahal jikalau dijual karena model kain dalam pakaian ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Baju untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis baju terlama di Indonesia yang punyai wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai di sini Info berasal dari kita perihal Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Mandar SulBarat dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *