Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

  • 4 min read
  • Jul 29, 2019

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran jika tiap tiap wilayah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan sendiri-sendiri baik dari segi budaya, ritual upacara, pakaian resmi daerah sampai hal-hal lain yang mungkin belum pernah anda lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami hendak share informasi menarik kepada anda sekalian mengenai Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak orang yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya berikut.

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Vidio Tentang Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Perbedaan Motif Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Model Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari busana resmi daerah yang di pakai jua tidak kalah bagus. Pakaian tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simple namun memiliki arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini juga punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya pakaian ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal baju tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini ialah pakaian adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Sumatera selatan juga miliki baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai pakaian kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat kenakan pakaian tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di miliki adalah baju dari Aceh. Busana adat satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini lumayan mahal jikalau dijual karena tipe kain pada baju ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir ialah baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan jenis pakaian terlama di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Pakaian Pernikahan yang sekaligus termasuk baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede ialah baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan dengan jumlah aksesories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kemudian pakaian adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan baju tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Pakaian tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah dari wilayah lain, umumnya baju ini dipakai pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah bersama sebagian aksesori yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju resmi daerah ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap memakai pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini Info dari kita perihal Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Lombok NTB dari Indonesia yang terkenal dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *