Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Apr 30, 2019

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran kalau tiap-tiap tempat yang terdapat di Indonesia punya keunikan masing-masing baik dari segi budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang bisa saja belum sempat kamu menyaksikan sekali saja. Pada artikel kali ini kami ingin sharing informasi menarik kepada kamu sekalian perihal Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi orang banyak yang menyukainya. Penasaran kaya apa Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya dibawah ini.

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali

Video Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Model Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Perbedaan Model Baju Adat Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari baju tradisi yang di pakai jua tidak kalah bagus. Pakaian adat suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi mempunyai arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk mempunyai busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini adalah busana resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan juga punyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat busana seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan busana tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki yaitu busana dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini lumayan mahal jika dijual sebab type kain pada busana ini dibuat dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu type pakaian paling tua di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian Pernikahan yang sekaligus termasuk busana adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan busana tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya busana tradisi yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang mengenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berlainan berdasarkan pada jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bali

Kemudian baju adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi jua sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah berasal dari daerah lain, biasanya pakaian ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara tradisi daerah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah termasuk bersama lebih dari satu accessories yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bali

Terakhir baju Pengantin kebiasaan yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan busana tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah informasi dari kita tentang Beberapa Motif Baju Adat Pernikahan Bali dari Indonesia yang terkenal dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *