Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Sep 11, 2019

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sebenarnya kondang bersama keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara tentang agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja miliki cara sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yakni menikah dengan busana tradisi kendati kebanyakan orang Indonesia telah moderen semua, tetapi kebiasaan tetap menjadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlampau lumrah jika Pernikahan di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam adat yang ada di tiap-tiap wilayah, busana Pengantin yang dipakai dalam acara Pengantin terhitung beraneka macam bergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yakni Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling terkenal sampai saat ini.

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Vidio Tentang Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Model Baju Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di miliki adalah pakaian berasal dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal apabila dijual dikarenakan jenis kain pada busana ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan termasuk mempunyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat baju kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan pakaian adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal baju adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah busana resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju tradisi yang di manfaatkan juga tidak kalah unik. Baju adat suku Dayak ini tenar lebih sederhana namun punyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai pakaian tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir yakni baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah tipe baju tertua di Indonesia yang punyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, baju tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju Pengantin yang sekaligus juga busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yakni busana adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, baju dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Selanjutnya pakaian adat yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kemudian baju tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Busana resmi daerah yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari wilayah lain, biasanya pakaian ini dipakai pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah bersama beberapa aksesoris yang dipakai dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pernikahan adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini Info dari kita perihal Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *